Berita
Berita

Niat Puasa Arafah 2026: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

niat puasa arafah

Share:

Setiap tahun, menjelang Idul Adha, umat Islam berlomba-lomba meraih pahala terbesar di bulan Dzulhijjah. Salah satu amalan paling istimewa yang bisa kita lakukan adalah puasa Arafah. Puasa ini memiliki keutamaan luar biasa yang Rasulullah SAW sendiri tegaskan dalam haditsnya.

Tahun 2026, puasa Arafah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026 — sehari sebelum Idul Adha 27 Mei 2026. Artinya, kesempatan meraih pahala puasa Arafah sudah sangat dekat. Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk memahami niat puasa Arafah, tata cara, dan keutamaannya sejak sekarang.

Artikel ini membahas lengkap niat puasa Arafah 2026 beserta bacaan Arab, latin, dan artinya. Selain itu, kami juga membahas puasa Tarwiyah, jadwal lengkap, dan amalan terbaik di 10 hari pertama Dzulhijjah yang tidak boleh Anda lewatkan.

Apa Itu Puasa Arafah dan Mengapa Sangat Istimewa?

Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang umat Islam laksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah — tepat sehari sebelum Hari Raya Idul Adha. Nama “Arafah” merujuk pada Padang Arafah di Mekkah, tempat para jamaah haji melaksanakan wukuf pada hari tersebut.

Puasa ini khusus bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji. Pasalnya, jamaah haji yang sedang melaksanakan wukuf di Arafah justru tidak dianjurkan berpuasa agar tetap kuat menjalankan ibadah haji. Dengan demikian, puasa Arafah menjadi cara bagi umat Islam di seluruh dunia untuk turut merasakan keberkahan hari Arafah meski tidak berada di tanah suci.

Dalil Keutamaan Puasa Arafah

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Muslim: “Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”

Ini adalah keutamaan yang luar biasa. Tidak ada puasa sunnah lain yang Rasulullah SAW sebutkan dengan janji penghapusan dosa selama dua tahun sekaligus. Selain itu, hari Arafah juga merupakan hari di mana Allah SWT paling banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka.

Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadits riwayat Ahmad: “Tidak ada hari di mana Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari neraka selain hari Arafah.” Dengan demikian, puasa dan doa di hari Arafah menjadi amalan yang paling sayang untuk dilewatkan.

Jadwal Puasa Arafah dan Tarwiyah 2026

Berikut jadwal lengkap puasa sunnah menjelang Idul Adha 2026 yang perlu Anda catat dari sekarang.

Puasa Tarwiyah — Senin, 25 Mei 2026

Puasa Tarwiyah jatuh pada tanggal 8 Dzulhijjah 1447 H, yaitu Senin, 25 Mei 2026. Saum ini mendapat namanya dari kata “tarawwa” yang berarti mengambil bekal air. Pasalnya, pada hari itu dahulu para jamaah haji membekali diri dengan air sebelum berangkat ke Arafah.

Keutamaan puasa Tarwiyah disebutkan dalam beberapa riwayat ulama. Meski sebagian ulama mendiskusikan kekuatan haditsnya, mayoritas ulama tetap menganjurkan puasa ini sebagai bagian dari amalan di 10 hari pertama Dzulhijjah.

Puasa Arafah — Selasa, 26 Mei 2026

Puasa Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah 1447 H, yaitu Selasa, 26 Mei 2026. Inilah puasa paling utama di antara seluruh puasa sunnah yang ada. Rasulullah SAW sangat menganjurkan puasa ini dan menyebutkan keutamaannya secara langsung dalam hadits shahih.

Selain itu, puasa Arafah tidak wajib digabungkan dengan puasa Tarwiyah. Anda boleh hanya melaksanakan puasa Arafah saja jika tidak memungkinkan berpuasa dua hari berturut-turut. Dengan demikian, tidak ada alasan untuk melewatkan puasa Arafah meski kondisi sedang sibuk.

Niat Puasa Arafah: Arab, Latin, dan Artinya

Berikut bacaan niat puasa Arafah yang lengkap dan sesuai sunnah. Bacalah niat ini pada malam hari sebelum puasa atau di pagi hari sebelum waktu Dzuhur tiba.

Teks Arab Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan Latin

Nawaitu shauma Arafata sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya

“Aku berniat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Niat ini cukup diucapkan dalam hati. Namun, melafalkannya dengan lisan juga diperbolehkan sebagai penguat niat. Selain itu, niat boleh dibaca kapan saja sejak malam hari hingga sebelum masuk waktu Dzuhur selama belum makan atau minum apapun.

Niat Puasa Tarwiyah: Arab, Latin, dan Artinya

Bagi yang ingin melaksanakan niat puasa Arafah dan Tarwiyah secara berurutan, berikut bacaan niat puasa Tarwiyah yang perlu Anda hafal.

Teks Arab Niat Puasa Tarwiyah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَّةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan Latin

Nawaitu shauma Tarwiyata sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya

“Aku berniat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Bacalah niat ini pada malam Senin, 25 Mei 2026 atau sebelum waktu Dzuhur di hari tersebut. Kemudian lanjutkan dengan puasa Arafah pada hari berikutnya dengan niat yang berbeda.

Tata Cara Puasa Arafah yang Benar

Puasa Arafah tidak berbeda dengan puasa sunnah lainnya dalam hal tata cara pelaksanaannya. Berikut panduan lengkap yang perlu Anda ikuti.

1. Sahur Sebelum Subuh

Sahur sangat dianjurkan meski hanya dengan seteguk air. Rasulullah SAW bersabda bahwa sahur adalah berkah yang Allah SWT berikan. Selain itu, sahur membantu tubuh lebih kuat menjalani puasa seharian penuh di bulan Mei yang cukup terik.

2. Membaca Niat di Malam Hari atau Sebelum Dzuhur

Bacalah niat puasa Arafah pada malam hari setelah sholat Isya atau Tarawih. Jika lupa di malam hari, masih ada kesempatan membaca niat di pagi hari sebelum masuk waktu Dzuhur selama belum makan atau minum apapun sejak subuh. Selain itu, niat dalam hati sudah cukup — tidak harus diucapkan keras.

3. Menjaga Puasa dari Hal yang Membatalkan

Hindari semua hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Makan, minum, dan hubungan suami istri adalah pembatal utama yang perlu dijaga. Selain itu, jagalah lisan dari ucapan buruk dan hati dari rasa marah agar puasa menjadi sempurna.

4. Memperbanyak Doa di Hari Arafah

Hari Arafah adalah hari di mana doa paling mustajab sepanjang tahun. Rasulullah SAW bersabda bahwa sebaik-baik doa adalah doa di hari Arafah. Oleh karena itu, manfaatkan momen puasa Arafah untuk memperbanyak doa, dzikir, istighfar, dan sholawat.

5. Berbuka dengan yang Halal dan Thayyib

Berbukalah dengan kurma atau air putih mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Setelah berbuka, bacalah doa berbuka puasa dengan khusyuk sebagai bentuk syukur atas nikmat bisa menjalankan ibadah puasa Arafah.

5 Keutamaan Puasa Arafah yang Perlu Anda Ketahui

Memahami keutamaan puasa Arafah akan menambah semangat dan kekhusyukan dalam menjalankannya. Berikut lima keutamaan yang Rasulullah SAW dan para ulama tegaskan.

1. Menghapus Dosa Dua Tahun

Ini adalah keutamaan paling agung dari puasa Arafah. Satu hari puasa menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Selain itu, ulama menafsirkan yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar membutuhkan taubat nasuha yang khusus.

2. Hari Paling Banyak Allah Bebaskan Hamba dari Neraka

Rasulullah SAW menegaskan bahwa tidak ada hari di mana Allah SWT lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari neraka selain hari Arafah. Dengan demikian, berpuasa di hari ini adalah cara kita turut berada dalam rahmat dan ampunan Allah yang terbesar.

3. Termasuk 10 Hari Terbaik dalam Setahun

Hari Arafah adalah bagian dari 10 hari pertama Dzulhijjah yang Allah SWT muliakan. Rasulullah SAW bersabda bahwa amal sholeh di hari-hari ini lebih Allah cintai dari amal di hari mana pun dalam setahun. Selain itu, Allah SWT bahkan bersumpah demi 10 malam ini dalam Surat Al-Fajr ayat 2.

4. Doa Paling Mustajab Sepanjang Tahun

Selain puasa, hari Arafah juga menjadi waktu terbaik untuk berdoa. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa doa di hari Arafah adalah sebaik-baik doa. Manfaatkan momen ini untuk memanjatkan doa-doa terbaik untuk diri, keluarga, dan umat Islam seluruhnya.

5. Meneladani Ibadah Jamaah Haji

Puasa Arafah menjadi cara umat Islam di seluruh dunia untuk turut merasakan kemuliaan hari Arafah bersama jamaah haji yang sedang wukuf. Selain itu, puasa ini menjadi ungkapan solidaritas spiritual dengan saudara-saudara Muslim yang sedang menunaikan rukun Islam kelima di Padang Arafah.

Amalan Sunnah di 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Selain puasa Arafah dan Tarwiyah, ada amalan-amalan lain yang sangat dianjurkan di 10 hari pertama Dzulhijjah. Setiap hari di periode ini adalah kesempatan emas yang sayang untuk dilewatkan.

1. Perbanyak Takbir, Tahmid, dan Tahlil

Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak bacaan Allahu Akbar, Alhamdulillah, dan La ilaha illallah di 10 hari pertama Dzulhijjah. Amalan ini bisa dilakukan kapan saja — saat berjalan, mengemudi, atau mengisi waktu luang. Selain itu, takbiran juga dianjurkan untuk dilantunkan mulai malam Idul Adha.

2. Membaca Al-Qur’an Lebih Banyak dari Biasanya

10 hari pertama Dzulhijjah adalah waktu terbaik untuk meningkatkan target bacaan Al-Qur’an harian. Targetkan minimal satu juz per hari selama periode ini. Selain itu, jadikan momen Dzulhijjah sebagai waktu untuk mengevaluasi hubungan kita dengan Al-Qur’an secara keseluruhan.

3. Bersedekah dan Berwakaf

Sedekah di hari-hari Dzulhijjah mendapat ganjaran yang berlipat ganda. Selain bersedekah tunai, wakaf Al-Qur’an menjadi pilihan terbaik karena pahalanya terus mengalir bahkan setelah kita meninggal dunia. Dengan demikian, momen Idul Adha adalah waktu paling tepat untuk mewujudkan niat berwakaf yang selama ini mungkin tertunda.

4. Sholat Sunnah Lebih Banyak

Perbanyak sholat sunnah di 10 hari pertama Dzulhijjah — mulai dari sholat Dhuha, sholat Rawatib, hingga sholat Tahajjud. Setiap sujud yang kita tambahkan di hari-hari istimewa ini mendapat ganjaran yang lebih besar dari biasanya. Selain itu, sholat malam menjadi amalan yang paling istimewa karena merupakan waktu doa paling mustajab.

FAQ: Pertanyaan Seputar Niat Puasa Arafah 2026

Kapan tepatnya puasa Arafah 2026 dilaksanakan?

Puasa Arafah 2026 jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026, bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1447 H. Sementara puasa Tarwiyah jatuh sehari sebelumnya, yaitu Senin, 25 Mei 2026 atau 8 Dzulhijjah 1447 H. Kedua tanggal ini sudah ditetapkan berdasarkan Kalender Hijriah Kemenag RI dan keputusan PP Muhammadiyah yang selaras.

Apakah puasa Arafah wajib dilaksanakan?

Puasa Arafah hukumnya sunnah muakkadah — sangat dianjurkan namun tidak wajib. Namun, mengingat keutamaannya yang luar biasa yaitu menghapus dosa dua tahun, para ulama sangat menganjurkan setiap muslim yang mampu untuk tidak melewatkannya. Selain itu, tidak ada puasa sunnah lain yang memiliki keutamaan sebesar ini.

Apakah boleh puasa Arafah tanpa puasa Tarwiyah?

Boleh. Puasa Arafah dan Tarwiyah adalah dua puasa sunnah yang berdiri sendiri. Anda boleh hanya melaksanakan puasa Arafah saja tanpa Tarwiyah dan tetap mendapat keutamaannya secara penuh. Selain itu, kondisi kesehatan dan kemampuan fisik juga perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan berpuasa dua hari berturut-turut.

Bolehkah niat puasa Arafah dibaca di pagi hari?

Ya, boleh. Berbeda dengan puasa Ramadhan yang niatnya wajib di malam hari, puasa sunnah boleh diniatkan di pagi hari sebelum waktu Dzuhur selama belum makan atau minum sejak terbit fajar. Selain itu, para ulama mazhab Syafi’i juga membenarkan hal ini berdasarkan hadits shahih yang relevan.

Apakah jamaah haji juga menjalankan puasa Arafah?

Tidak. Jamaah haji yang sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah justru tidak dianjurkan berpuasa agar memiliki kekuatan fisik yang cukup untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Puasa Arafah secara khusus disunnahkan bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji.

Doa apa yang paling dianjurkan dibaca saat puasa Arafah?

Rasulullah SAW menganjurkan membaca: La ilaha illallahu wahdahu la syarikalahu, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadiir. Selain itu, perbanyak juga istighfar, sholawat, dan doa-doa personal untuk kebaikan diri dan keluarga di waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam dan menjelang berbuka puasa.

Idul Adha: Momentum Wakaf Quran Terbaik dalam Setahun

Momen 10 hari Dzulhijjah dan Idul Adha adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal jariyah. Selain puasa, bersedekah, dan sholat, wakaf Al-Qur’an menjadi pilihan yang pahalanya terus mengalir tanpa henti.

Setiap mushaf yang Anda wakafkan di momen Idul Adha ini menjadi investasi pahala jangka panjang. Pasalnya, setiap kali seseorang membaca mushaf wakaf tersebut, pahala terus mengalir kepada Anda. Jika mushaf tersebut berada di pesantren atau sekolah Islam, pahalanya berlipat setiap hari tanpa batas waktu.

Momen Idul Adha juga sangat tepat untuk mewakafkan mushaf atas nama orang tua, kerabat, atau siapapun yang ingin kita doakan. Dengan demikian, wakaf Quran di momen Dzulhijjah menjadi amal yang menggabungkan keberkahan hari terbaik dalam setahun dengan pahala jariyah yang tidak terputus.

Wujudkan niat wakaf Quran Anda di momen Idul Adha 2026 bersama Fatijja Quran. Konsultasikan program wakaf lembaga atau personal Anda di fatijjaquran.com atau WhatsApp 0882-1073-4423. Fatijja Quran telah dipercaya Dompet Dhuafa, BMH, Solo Peduli, dan lembaga besar lainnya dengan 300.000+ mushaf tercetak sejak 2021.

Key Takeaways

  • Puasa Arafah 2026 jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah 1447 H), sehari sebelum Idul Adha 27 Mei 2026.
  • Niat puasa Arafah: Nawaitu shauma Arafata sunnatan lillaahi ta’aalaa — dibaca malam hari atau sebelum Dzuhur.
  • Keutamaan terbesar: menghapus dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang, berdasarkan hadits shahih riwayat Muslim.
  • Puasa Tarwiyah jatuh sehari sebelumnya, Senin 25 Mei 2026 — boleh dilaksanakan bersama atau puasa Arafah saja.
  • Lengkapi amalan Dzulhijjah dengan takbir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, wakaf, dan memperbanyak sholat sunnah.
Scroll to Top